Quote
0

Langkah-langkah Penentuan Tarif Biaya BOP

Langkah-langkah penentuan tarif biaya overhead pabrik

Langkah-langkah untuk menentukan anggaran Biaya Overhead Pabrik, dilakukan sebagai berikut:

 

  1. 1.                  Menentukan anggaran biaya overhead pabrik

Dalam menentukan anggaran biaya overhead pabrik untuk suatu periode tertentu, faktor tingkat produksi merupakan bahan pertimbangan yang sanggat penting. Sebab biaya overhead pabrik per unit produk dan jumlah biaya overhead pabrik variabel di pengaruhi olehperubahan tingkat produksi.

Berikut macam-macam tingkat produksi (kapasitas) yang dapat dijadikan dasar penentuan anggaran biaya overhead pabrik:

1)      Kapasitas teoritas atau kapasitas ideal

Kapasitas ini merupakan hasil maksimum yang dapat dicapai oleh suatu departemen atau pabrik, dengan tidak memperhitungkan terjadinya kerusakan mesin, absensi pekerjaan, kelambatan bahan baku, dan hambatan-hambatan lainnya yang tidak dapat dihindari.

2)      Kapasitas praktik atau kapasitas realistis

Kapasitas ini merupakan hasil yang dapat dicapai pada kapasitas teoritis, dan dikurangin dengan pengaruh adanya hambatan-hambatn lntern yang tidak dapat dihindari. Misalnya, kemacetan mesin, kelamtan bahan baku, waktu istirahat,dan hari libur.

3)      Kapasitas normal atau kapasitas jangka panjang

Kapasita ini merupakan kemampuan perusahaan untuk berproduksi dengan memperhitungkan adanya hambatan-hambatan intern yang tidak dapat dihindari, dan permintaan terhadap produk dalam jangka panjang

4)      Kapasitas sesungguhnya yang diharapkan atau kapasitas kapasitas jangka pendek

Kapasitas ini merupakan kemampuan perusahaan dalam berproduksi yang diperkirakan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang. Kapasitas sesungguhnya yang diharapkan dapat dicapai, ditentukan atas dasar taksiran kemungkinan penjualan produk dalam tahun yang akan datang. Jika anggaran biaya overhead pabrik ditentukan atas dasar kapasitas sesungguhnya yang diharapkan, maka akan mengakibatkan tarif biaya overhead pabrik dalam suatu periode berbeda dengan tarif pada periode yang lain. Pada praktiknya, tidak mungkin perusahaan berproduksi pada kapasitas teoritis, sehingga untuk memilih kapasitas yang akan dijadikan dasar penentuan anggaran biaya overhead pabrik, harus diperhitungkan faktor-faktor hambatan intern perusahaan dan kemungkinan penjualan produk pada periode yang akan datang.

Factor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih dasar pembebanan yang dipakai:

  • harus memperhatikan jenis biaya overhead pabrik yang dominant jumlahnya dalam departemen produksi
  • harus diperhatikan sifat-sifat biaya overhead pabrik yang dominant tersebut dan eratnya hubungan sifat-sifat tersebut dengan dasar pembebanan yang akan dipakai

 

  1. 2.                  memilih dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk.

Setelah taksiran biaya overhead pabrik dan kapasitas produksi di tentukan,tarif biaya overhead pabrik dapat dihitung. Agar pembebanan biaya overhead pabrik terhadap produk dihitung secara adil, harus diperhatikan relevansi (hubungan erat) antara biaya overhead pabrik dan aktivitas produksi. Aktivitas yang mempunyai hubungan erat dengan biaya overhead pabrik, selanjutnya dijadikan dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk. Misalnya, sebagian besar dari biaya overhead pabrik terdiri atas biaya-biaya yang berhubungan dengan biaya bahan baku, seperti biaya asuransi, biaya pemasaran, biaya angkutan, dan biaya penerimaan (dalam hal biaya-biaya tersebut diperlakukan sebagai BOP), maka akan adil jika pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk didasarkan kepada pemakaian biaya bahan baku.

 

0

Binatang Idaman Nabi

Binatang Idaman Nabi
pernahkan kita memperhatikan tiga bintang kecil yaitu semut,laba-laba,dan lebah? Mungkin kita sependapat bahwa diantara ketiganya semut lah yang paling rajin menghimpun makanan. Ia menghabiskan waktu-waktunya hanya untuk mengumpulkan makanan, sedikit demi sedikit tanpa henti-hentinya. Semut ini cenderung menghimpun makanan persediaan bertahun-tahun,walaupun disadarinnya usianya sendiri tidak lebih dari satu tahun. Ketamakannya sedemikian besarnya,sehingga tak jarang kita melihat semut yang berusaha memikul sesuatu yang jauh lebih besar dari badannya,meskipun sesuatu itu sebenarnya tidak berguna baginya.
Lain lagi halnya dengan laba-laba. Mungkin tidak ada binatang yang lebih mengerikan dari pada laba-laba. Sarangnya,walaupun lemah, jelas bukan tempat yang aman bagi mahkluk yang lain. Ada pun yang berlindung atau terjaring disana pasti akan disrgapnya dengan tak kenal ampun. Bukan itu saja, jantannya sendiri selepas berhubungan ,selalu di bunuh oleh betinannya. Bahkan hingga dapat saling memusnahkan antar sesamanya.
Bagaimana dengan lebah? Lebah sangat disiplin dan mengenal pembagiankerja yang sangat baik. Sarangnya dibangun berbentuk segi enam, yang telah terbukti sangat ekonomis dan kuat dibandingakan bila segi empat atau segi lima. Dan lagi sarangnya selalu terjaga dari benda-benda yang tidak berguna. Yang dimakannya pun adalah sari kembang-kembang yang kemudian diolahnya menjadi madu dan lilin yang sangat bermanfaat untuk manusia. Lebah tidak mengganggu bi la tidak diganggu. Senggatnya hanya dikeluarkan bila ia merasa terancam saja. Dan sengatnya itu pun ternyata dapat menjadi obat bagi penyakit-penyakit tertentu.
Sikap hidup manusia sering kali diibaratkan dengan semut,laba-laba,atau lebah. Manusia yang berbudaya semut ,senag menghimpun dan menumpuk sesuatu yang tidak dinikmatinya. Ia menggali ilmu tetapi tidak mengolahnya lebih lanjut sehingga jiwanya tetap saja kering. Ia menumpuk-numpuk harta tanpa mengerti makna harta itu sendiri,sehingga ia tetap saja seolah-olah fakir. Aji mumpung adalah andalan ilmunya. Sedangkan manusia yang berbudaya laba-laba tidak lagi butuh berpikir apa,dimana,dan kapan ia makan: tetapi yang mereka pikirkan adalah siapa hari ini yang akan mereka makan. Sebaliknya manusia yang berbudaya lebah tidak mengganggu,apa lagi merusak. Tidak makan kecuali yang baik. Tidak menghasilakn kecuali yang bermanfaat. Dan jika dirinya menimpa sesuatu,tidak akan menyebabkan kerusakan.
Dalam masyarakat kita banyak sekali terlihat semut yang berkeliaran dan laba-laba yang selalu siap mencaplok. Sedangkan lebah sudah sangat sulit kita temui.
Nabi kita yang mulia, Muhammad Rasulullah saw, pernah beramanat bahwa seorang mukmin itu hendaknya seperti lebah. Namun nampaknya kita lebih suka menambah jumlah semut, atau bahkan laba-laba (masya Allah!) , ketimbang berpartisipasi memperbanyak populasi lebah. Memang minoritas yang berkualitas itu tidaklah mudah.

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu
An-Nahl (16):66

0

Penyesalan manusia di dalam neraka

Surat Fathir ayat 37
وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاءكُمُ النَّذِيرُ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِن نَّصِيرٍ
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (QS, 35:37)

0

PENTINGNYA 2 KALIMAT SYAHADAT

Pentingnya dua kalimat syahadat

Dari dalam kandungan dan sebelum roh di tiupkan,manusia telah mengucapkan dua kalimat syahadat.
أَ شْـــهَــدُ اَنْ لاَ إِ لـــــهَ إِ لاَّ الـلّــــــــــــهُ
وَ أَ شْــهَــدُ أَنَّ مُحَـــمَّـــدً ا رَّ سُــوْ لُ الـلّـــــــــهُ
Artinya:
“Aku Mengakui Bahwa tiada Tuhan Selain Allah dan Aku Mengakui Bahwa Muhammad adalah utusan Allah”.
Di jelaskan pada surat An-Nahal ayat 36:
Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).
Pesan-pesan yang ditinggalkan dari rosul/nabi pertama, nabi Adam as. Sampai nabi yang ter akhir nabi Muhammad saw. Yaitu pesan saling bertawakal dan saling berdakwah.

0

KISAH NABI MUHAMMAD SAW KEPADA ISTRINYA AISYAH

KENAPA PADA HARI INI TIDAK KAU BERIKAN GELAS ITU?

Pernah suatu hari Rasullulah saw.pulang dari perjalanan jihat fi sabilila.beliau pulang diiringi para sahabat.di depan pintu gerbang kota madinah nampak aisyah,isteri beliau,sudah menunggu kedatangan beliau.rasa rindu kepada Rasulullah saw.sudah sangat teraasa.akhirnya,Rasulullah saw.tiba di kota madinah.aisyah dengan suka cita menyambut kedatangan suami tercint.tiba Rasulullah saw.di rumah dan beristirahat melepas lelah,aisyah sibuk sibuk membuat minum untuk sang suam.lalu,minuman itu di sungguhkan kepada Rosulullah saw.beliau meminumnya dengan perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut.
tiba-tiba aisyah berkata”ya Rosulullah ,biasanya engkau memberikan sebagian minumankepadaku,tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?”
rosullulah diam,dan hendak melaanjutkan meminum habis air di gelas itu.
aisyah bertanya lagi.”ya Rosulullah ,biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepada ku,tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?”
akhirnya,Rasulullah saw.memberikan sebagian air yang tersisa di gelas itu.aisyah meminum air itu dan iya langsung kagetdan memuntahkan air itu.ternyata air itu terasa asin bukan manis.aisyah baru sadar bahwa air minum yang di buatnya tercampur dengan garam,bukan gula.aisyah langsung meminta maaf kepada Rasulullah.
itulah sebagian dari banyaknya kemuliaan akhlak Rasulullah saw.dia memaklumi kesalahan yang di lakukan istrinya,tidak memarahinya atau menasihatinya dengan kasar.Rasulullah saw.memberikan kita teladan bahwa akhlak yang mulia bisa di mulai dari lingkungan terdekat.sebuah hadis menyatakan,”orang mu’min yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap para istrinya”.(HR.TIRMIZI)

0

CARA MENGHITUNG PPh PASAL 25

Cara Menghitung PPh pasal 25

Besarnya angsuran PPh pasal 25 adalah sebesar:

  • Perhitungan angsuran PPh pasal 25

PPh terutang                                                                         xxxx

  • Kredit pajak dalam tahun berjalan

PPh pasal 21                                            xxxx

PPh pasal 22                                            xxxx

PPh pasal 23                                            xxxx

PPh pasal 24                                            xxxx +

  • Total kredit pajak                                                  (xxxx)

Selisih                                                                                    xxxx+

PPh pasal 25                                                                            xxxx